Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Menerima atau Menghambat Injil

Kamis, 15 Januari 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

1 Tesalonika 2:13-20

Audio Ayat

Audio Renungan

Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah dapat berespons terhadap ransangan dari luar. Contohnya, tumbuhan putri malu yang mengatupkan daunnya ketika disentuh. Memberi respons adalah salah satu kemampuan yang penting dalam diri manusia. Karena, hal itu dapat menentukan bagaimana cara manusia bersikap dan menjalani hidupnya. Demikian juga, saat manusia berespons terhadap berita Injil Kristus.

Dalam nas hari ini, Paulus membandingkan dua respons yang berbeda dari jemaat Tesalonika dan orang Yahudi. Tanggapan umat Allah di Tesalonika terhadap injil, sungguh baik. Mereka menerima injil sebagai firman Allah (13), hidup menurut firman, bahkan rela menderita karenanya (14).

Berbeda dengan orang Yahudi. Mereka bukan saja menolak firman Allah, tetapi menentang dan menghambat sekuat tenaga agar Injil tidak tersebar bagi orang lain (16). Bahkan, mereka telah membunuh Tuhan Yesus dan para nabi, serta menganiaya para rasul dan pemberita Injil (15). Tindakan mereka ini mengindikasikan bahwa mereka merasa hanya bangsanya saja yang berhak atas firman dan keselamatan itu sendiri (band. Rm. 2:19-20). Sikap egois ini, justru akan mendatangkan hukuman bagi mereka (16b).

Menariknya, Paulus mengidentifikasikan dirinya dengan jemaat Tesalonika. Ia menganggap mereka sebagai saudara. Padahal, Paulus orang keturunan asli Yahudi. Hal ini menunjukkan bahwa ikatan iman di dalam Kristus, jauh lebih penting daripada nasionalisme sempit yang dipraktikan oleh orang Yahudi. Karena itu, sebagai saudara, Paulus ingin terus menguatkan iman jemaat Tesalonika. Perhatian serta bimbingan yang ia berikan adalah bukti kasih Allah yang nyata dalam komunitas umat percaya.

Renungkan: Keselamatan di dalam Kristus tidak membuat orang menjadi eksklusif dan egois. Namun, menolong orang untuk terus dapat membagikan kasih kepada semua manusia. Sudahkah kita memiliki.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA