Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Nama TUHAN adalah jaminan
Minggu, 25 Oktober 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Keluaran 5:22-6:12
Audio Ayat
Audio Renungan
Tujuan Firaun agar bangsa Israel meragukan dan melupakan Allah dengan cara menambah beban kerja paksa, tampaknya berhasil. Situasi bangsa Israel semakin menyesakkan dan
keputusasaan teramat berat menekan mereka. Dalam situasi ini, umat Israel tidak mampu melihat bahwa kuasa Tuhan justru sedang bekerja (6:8). Bahkan Musa pun telah menjadi tawar hati. Musa merasa bersalah dan menganggap dirinya sebagai penyebab kesengsaraan bangsanya. Musa juga menuduh Allah yang mengutus dia untuk berbicara kepada Firaun, sebagai Allah yang bengis (5:22-23).
Allah memiliki rencana keselamatan bagi umat-Nya, yakni membawa mereka ke Tanah Kanaan (6:6-7). Apa dasarnya? Pertama, Perjanjian Allah dengan Abraham, Ishak, dan Yakub.
Di sini Allah memperkenalkan diri dengan nama Tuhan, yang menyatakan jati diri-Nya sebagai Yang Setia pada Perjanjian-Nya (6:2-3). Nama Tuhan ini menjadi dasar bahwa janji-Nya akan digenapi (6:5, 6, 7). Kedua, Allah telah mendengar seruan umat-Nya yang menderita (6:4-5). Oleh karena janji-Nya dan nama-Nya, Ia akan menyelamatkan mereka. Sedangkan bagi Firaun, Allah akan menunjukkan kedahsyatan kuasa-Nya (5:24). Allah akan memperkenalkan diri-Nya kepada Firaun bahwa Ia adalah Allah Yang Mahakuasa, yang mengatasi segala ilah termasuk sesembahan Mesir (6:2-5). Inilah perintah Allah kepada Musa untuk kembali disampaikan kepada Firaun saat ia menghadapnya (9-10, 12).
Saat berada dalam bayang-bayang penderitaan, kadang kala kita sulit untuk tetap memercayai Tuhan. Namun, jika kita mau berdiam diri di hadapan-Nya dan merenungkan kasih setia-Nya, kita akan menemukan bahwa Tuhan adalah Allah yang setia. Sebagaimana bagi umat Israel nama Tuhan menjadi pegangan maka bagi kita, nama Yesus meneguhkan bahwa janji-Nya Ya dan Amin. Dia akan memberi kekuatan bagi kita untuk bertahan dalam penderitaan dan berharap kepada-Nya.
Renungkan
Ingat: Nama-Nya adalah Ya dan Amin untuk setiap janji-Nya.