Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Penampilan Kristen
Selasa, 23 September 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
1 Korintus 7:17-24
Audio Ayat
Audio Renungan
Ada orang yang menjadi Kristen, lalu mengganti namanya atau menambahkan nama "kristen" di depan nama aslinya. Ada pula yang mengganti kebiasaan berpakaiannya, mungkin biasa bersarung peci, namun sekarang berjas dasi. Tentu boleh-boleh saja hal itu dilakukan. Persoalannya adalah apakah itu perlu dan berguna? Bahkan yang lebih penting lagi, apakah dalam konteks tertentu tidak menjadi batu sandungan?
Contoh yang diungkapkan oleh Paulus adalah mengenai bersunat atau tidak bersunat. Orang-orang Yahudi menjadikan sunat sebagai salah satu hukum utama yang tidak boleh dilanggar. Apakah orang Kristen harus bersunat? Atau sebaliknya tidak perlu bersunat (18)? Bagaimana dengan hamba yang menjadi Kristen, perlukah ia menuntut pembebasan bagi dirinya dari tuannya (21)? Bagi Paulus, bersunat atau tidak bersunat itu tidak penting. Menjadi hamba yang dikemudian hari merdeka juga tidak penting (mungkin sama juga dalam perikop terdahulu, menikah atau tidak menikah). Tetapi yang penting adalah firman Tuhan dilakukan dalam hidup anak-anak-Nya (19).
Bagi Paulus, perubahan penampilan menjadi lebih "kristen" itu tidak penting. Perubahan nyata yang terjadi dalam hidup kita, baik dalam berpikir, berucap, dan berperilaku adalah lebih penting. Kristen adalah orang yang dibebaskan dari dosa untuk masuk dalam perhambaan kepada Kristus (22). Dengan tetap tinggal dalam status hamba, seorang anak Tuhan bisa memenangkan majikannya.
Paulus fleksibel dalam hal menampilkan dirinya sebagai Kristen, karena yang terpenting adalah kesetiaan dan ketaatan pada Kristus memancar dalam kehidupan anak-anak Tuhan, agar dirinya menjadi berkat bagi orang lain. Karena itu, Paulus mengatakan tetaplah hidup "seperti yang ditentukan Tuhan baginya dan dalam keadaan seperti waktu ia dipanggil Allah" (17).
Renungkan: Mana yang lebih penting untuk ditampilkan: nama atau "asesoris" Kristen atau perilaku Kristen?