Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Peringatan bagi Pengkhianat

Senin, 14 April 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Yohanes 13:21-30

Audio Ayat

Audio Renungan

Setelah dua kali menyinggung ada pengkhianat di antara para murid-Nya (Yoh. 13:10b,18), kini Yesus menyatakan ada seorang murid-Nya yang akan mengkhianati Dia (21).

Keseriusan ucapan Yesus ini terlihat dari perkataan yang Ia gunakan. Kata “sesungguhnya,” ini menunjukkan Yesus sangat sedih (16; bdk. Yoh. 11:33; 12:27). Ia sangat sedih bukan karena takut akan konsekuensi pengkhianatan itu, yaitu bahwa Ia akan ditangkap dan dibunuh. Yesus sangat sedih karena salah seorang murid-Nya, walau telah lama bersama-sama dengan Dia, tetap memilih jalannya sendiri. Tanpa menyebut namanya, Ia melakukan gerakan simbolik yang hanya dimengerti oleh Yudas (26). Tindakan Yesus yang konfrontatif itu direspons Yudas dengan membiarkan dirinya dikendalikan oleh Iblis (27).

Perasaan galau Yesus tidak tertangkap oleh murid-murid lainnya. Mereka tidak mampu merasakan keprihatinan-Nya dalam hal ini. Bahkan murid yang paling Dia kasihi dan duduk disamping-Nya pun tidak menyadari hal ini (banyak penafsir Alkitab setuju bahwa murid ini adalah Yohanes, penulis injil ini; 24-25). Karena itu, kesebelas murid Yesus beranggapan kepergian Yudas itu untuk membeli keperluan persiapan perayaan Paskah (29).

Yohanes menuliskan komentarnya tentang Yudas Iskariot secara kilas balik (lih. Yoh. 12:4-6; 13:11,27). Ini memberitahukan bahwa motivasi Yudas dalam mengikut Yesus patut dipertanyakan. Walaupun ia menerima banyak kesempatan untuk mengenal dan memercayai Yesus, Yudas tidak menggunakannya. Ia memilih jalannya sendiri. Ini mengingatkan kita bahwa pengkhianat bisa muncul dari umat Tuhan. Kita perlu mewaspadai diri kita sendiri.

Hindari menjadi orang Kristen yang hanya dekat dengan Tuhan sebatas kerohanian semu atau kerohanian emosional. Kita harus memberi komitmen penuh untuk percaya pada Yesus dan setia mengikut Dia tanpa pamrih.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA