Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Perjamuan Terakhir

Jumat, 7 Februari 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Lukas 22:14-23

Audio Ayat

Audio Renungan

Rencana pembunuhan sudah digelar. Apakah Yesus mengetahui rencana tersebut? Ya. Tetapi mengapa masih mengadakan perjamuan Paskha? Bukankah lebih baik menyingkir saja ke Galilea? Yesus tahu kedatangan-Nya ke dunia adalah untuk mati di kayu salib. Yesus tetap berdaulat dan berkuasa. Ancaman kematian tidak menyurutkan semangat hidup-Nya atau membuat-Nya gentar dan putus asa. Yesus tidak dikuasai oleh situasi yang terjadi. Situasi dan keadaan tetap di bawah kendali dan kuasa-Nya. Buktinya? Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk mempersiapkan perjamuan Paskha (22:7-13).

Saat persiapan murid-murid tepat mendapati semua yang dikatakan Yesus sebelumnya. Yesus mengetahui dengan pasti bahwa penderitaan sedang menanti-Nya. Namun kerinduan-Nya untuk merayakan Paskha bersama dengan murid-murid-Nya tidak terhalang (15). Perjamuan Paskha ini adalah yang terakhir dilakukan bersama murid-murid-Nya. Menarik untuk dicatat bahwa Lukas begitu memperhatikan soal perjamuan makan. Di dalam Injil Lukas sedikitnya tercatat sembilan kali perjamuan makan (5:29-32; 7:36-50; 9:12-17; 10:38-42; 11:37-54; 14:1-24; 24:28-32, 36-43). Dari semua rekaman perjamuan tersebut, yang paling dramatis adalah perjamuan Paskha terakhir, menjelang kematian-Nya.

Perjamuan merupakan wujud persekutuan yang intim. Dalam suasana perjamuan Paskha, Yesus mengungkapkan makna Paskha secara baru. Makna Paskha menjadi baru karena berkaitan dengan kematian-Nya di kayu salib. Roti perjamuan Paskha diberi arti baru. Roti Paskha menerima makna baru sebagai lambang tubuh Kristus yang diserahkan bagi murid-murid (19). Demikian juga dengan cawan Paskha. Cawan Paskha diberi makna baru sebagai tanda perjanjian baru karena tercurahnya darah Kristus di kayu salib (20).

“Bukalah mata rohani kami melihat kedalaman makna kematian-Mu, ya Yesus”! Jadikanlah ini doa sepanjang hidup anda.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA