Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Pola Hidup Penatua Gereja
Sabtu, 21 Februari 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Titus 1:5-10
Audio Ayat
Audio Renungan
Tugas seorang presiden adalah memimpin dan mengatur negara. Untuk menduduki jabatan tersebut, ada kriteria yang harus dipenuhi terlebih dahulu, misalnya: Presiden adalah warga negara setempat, didukung oleh mayoritas masyarakat, sehat jasmani dan rohani, berpendidikan, berwawasan luas, jujur, dan lain sebagainya. Seseorang tidak akan menduduki jabatan itu jika gagal memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan Undang-Undang. Demikian juga dalam memilih penatua gereja, perlu ada syarat yang harus dipenuhi.
Dalam teks Alkitab hari ini, Paulus memberikan aturan yang tegas mengenai syarat seorang penatua gereja, antara lain: Pertama, hanya memiliki satu istri dan anak-anaknya hidup beriman (6). Kedua, orang yang tidak angkuh, bukan pemarah dan peminum, tidak suka bertengkar, tidak serakah, tetapi suka memberi tumpangan, baik, bijaksana, adil, saleh, dan dapat menguasai diri (7-8). Ketiga, bertindak dan berkata sesuai pengajaran yang benar (9).
Ia juga menyuruh Titus memilih dan menetapkan penatua di tiap-tiap kota. Tugas mereka adalah memelihara, menggembalakan, dan membimbing jemaat agar kehidupan mereka menjadi teratur serta sesuai ajaran Allah. Karena itu, mereka memiliki wewenang untuk menegur, menyatakan kesalahan, dan mengajarkan kebenaran Allah.
Syarat yang dikemukan oleh Paulus untuk penatua gereja wajib dipatuhi oleh setiap orang Kristen. Sebab, hal tersebut merupakan prinsip mendasar hidup kristiani. Artinya, sekalipun seseorang tidak menduduki suatu jabatan di jemaat bukan berarti ia dibebaskan dari semua persyaratan tersebut. Itu sebabnya, pelbagai syarat tersebut lebih tepat disebut pola hidup Kristen.
Renungkan: Hidup orang percaya, baik penatua maupun jemaat umum, dituntut untuk menjadi teladan bagi semua orang. Karena itu, orang-orang kristen perlu menjaga kehidupan pribadi dan keluarga agar tidak menjadi celaan bagi orang lain. Caranya, mulai dengan menjaga sikap hidup kita sesuai dengan ajaran firman Tuhan.