Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Saksi Kebangkitan Kristus
Selasa, 6 Mei 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 20:11-18
Audio Ayat
Audio Renungan
Mengapa Maria tidak segera mengenali Yesus ketika pertama kali Yesus menyapanya? Ada penafsir Alkitab yang memperkirakan linangan air mata mengaburkan mata Maria untuk mengenali sosok Tuhannya itu. Namun mungkin lebih tepat, jika kita mengatakan bahwa Maria tidak mengharapkan bertemu dengan Yesus yang sudah bangkit.
Dalam pemahaman Maria yang sederhana, juga jauh dari kebenaran rohani, mayat Yesus telah hilang diambil orang.Hal lain yang menyebabkan Maria tidak langsung mengenali Yesus adalah karena Yesus pada masa pasca-kebangkitan tidak lagi sama dengan Yesus sebelum kematian-Nya. Kini, Dia adalah Yesus Sang Pemenang atas kuasa dosa dan maut. Namun, kasih dan perhatian-Nya terhadap para murid-Nya, termasuk Maria, tak berubah. Perhatian itu diungkapkan-Nya dengan memanggil Maria dengan namanya (16; bdk. Yoh. 10:3). Maria segera mengenali panggilan itu berasal dari Tuhannya. Karena itu ia segera menjawab âGuru!â Mengapa Yesus melarang Maria memegang diri-Nya? Sangat mungkin ketika Maria mengenali Yesus, ia segera sujud menyembah dan mencium serta memegang kedua kaki-Nya dengan erat seakan-akan Yesus tidak akan dia lepaskan lagi. Maria takut jangan-jangan sekali lagi ia bisa kehilangan Tuhannya. Namun, Yesus menegaskan kepada Maria bahwa Ia belum pulang kepada Allah Bapa (17a). Tugas Maria adalah memberitahukan kebangkitan Yesus dan saat-Nya untuk pulang ke rumah Bapa kepada murid yang lainnya (17b).
Apakah kita seperti Maria, mencari Yesus yang hidup di kubur yang kosong? Sekarang waktunya untuk mengikrarkan iman kita bahwa Dia sudah bangkit dari kematian. Dia akan datang lagi untuk menjemput setiap orang percaya masuk ke dalam hidup yang kekal. Inilah waktunya bagi kita untuk memberitakan kebenaran itu. Tugas kita adalah menjadi saksi kebangkitan Kristus dengan kata-kata dan melalui hidup kita yang sudah Dia ubahkan.