Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Bukti: Kubur Kosong!
Senin, 5 Mei 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 20:1-10
Audio Ayat
Audio Renungan
Salah satu baris lagu Sebab Dia Hidup, bertuliskan: "Kubur kosong membuktikan Dia hidup." Benarkah kubur kosong membuktikan Ia hidup? Simaklah pengalaman dan respons beberapa murid yang menyaksikan kubur kosong itu.
Maria Magdalena merupakan saksi pertama yang melihat kubur Yesus yang sudah terbuka itu. Mungkin ia tidak masuk ke dalam kubur itu, melainkan segera berlari memberitahu Petrus dan murid yang dikasihi Yesus seraya berkata bahwa tubuh Yesus telah dicuri, tetapi ia tidak tahu di mana tubuh Yesus itu berada. Ini adalah respons umum yang dapat diterima secara logika oleh banyak orang karena mustahil seseorang bangkit dari kematian.
Petrus dan murid yang dikasihi Yesus berangkat ke kubur itu dan masuk ke dalamnya. Petrus masuk lebih dahulu dan melihat ke dalam ruang kubur yang kosong, hanya terdapat kain kafan dan kain peluh pembungkus tubuh Yesus. Namun, murid yang dikasihi Yesus kemudian masuk ke dalam kubur kosong itu dan menyaksikan kejadian tersebut. Penulis Injil Yohanes mencatat respons murid itu adalah percaya (8). Ia percaya bahwa Yesus sudah bangkit sebagaimana pernyataan Perjanjian Lama yang sudah menubuatkan hal ini (9) dan perkataan Yesus sendiri yang sudah mengajarkan hal itu kepada para murid-Nya.
Bagi murid yang dikasihi Yesus, kubur kosong membuktikan kebenaran nubuat Perjanjian Lama dan pengajaran Yesus bahwa Dia adalah Kebangkitan dan Hidup (Yoh. 11:25). Namun bagi Maria, diperlukan perjumpaan pribadi dengan Yesus yang sudah bangkit itu supaya Maria sungguh-sungguh percaya akan kebangkitan-Nya. Apakah Anda memerlukan bukti untuk percaya bahwa Yesus sungguh sudah bangkit dari kematian?
Kita perlu memohon kepada Tuhan untuk menguatkan iman agar semakin sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Allah yang hidup dan sudah mengalahkan kuasa maut. Kita memohon kepada Allah untuk menguatkan iman agar kita dapat bersaksi dengan berani tentang diri-Nya.