Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Sukacita Sejati dalam Kristus

Senin, 29 Desember 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Audio Ayat

Audio Renungan

Bagaimana mungkin sukacita terwujud dalam melayani, apabila di antara para pelayan Tuhan tidak terdapat kesehatian? Bagaimana mungkin sukacita dapat menjadi pengalaman nyata warga gereja bila mereka masih hidup dalam kekhawatiran?

Seperti Tuhan Yesus menjelang kematian-Nya berdoa untuk kesehatian para murid-Nya. Kini Paulus yang berada dalam penjara pun memedulikan keadaan jemaat Filipi. Ketidakserasian hubungan, apalagi itu terjadi di antara para aktivis gereja, seperti Euodia dan Sintikhe, adalah hal yang tidak baik dibiarkan. Paulus meminta keduanya bersikap sepadan dengan status mereka sebagai pewarta hidup kekal (3). Dalam Kristus, semua orang percaya adalah sesama pewaris Kerajaan Allah dan rekan kerja yang setia (sunsugos). Sesama rekan seharusnya peduli dan ikut serta menyelesaikan dan mendamaikan konflik di antara kedua pelayan Tuhan itu. Hanya gereja yang jemaatnya sehati sepikir terdapat sukacita. Ini juga kondisi yang membuat Tuhan dan hamba-hambaNya melihat gereja sebagai sukacita dan mahkota (1).

Berbagai kesulitan seperti yang dialami gereja di Filipi wajar membuat mereka kurang bersukacita. Kekuatiran baik tentang kehidupan pribadi maupun gereja memang bisa membuat kesukaan menjadi sesuatu yang tidak akrab dalam pengalaman Kristen. Tetapi, Paulus mengingatkan bahwa sukacita Kristen berasal dari Tuhan (4). Sebaliknya dari membiarkan kondisi sukar memengaruhi sikap Kristen, Paulus meminta agar Kristen di Filipi secara aktif menyatakan kebaikan hati mereka (5). Status "dalam Tuhan" yang menjadi sumber Kristen memiliki sukacita dan damai sejahtera tidak boleh dihayati oleh orang Kristen secara pasif. Hanya bila secara aktif orang Kristen memupuk status tersebut dalam doa, maka relasi dengan Tuhan itu menjadi komunikasi yang hidup dan hangat. Dalam kondisi demikian, kekhawatiran tak beroleh tempat sebab damai dan sukacita Allah sendiri penuh dalam hati orang percaya (4-7)

Renungkan: Sukacita dan damai tidak tergantung pada kondisi luar, tetapi pada keakraban hubungan sesama Kristen dan dengan Tuhan.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA