Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Tenaga Pendorong Pelayanan
Rabu, 29 Oktober 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
2 Korintus 5:11-21
Audio Ayat
Audio Renungan
Dalam pasal 4:1, Paulus menjelaskan penyebab dirinya tidak tawar hati dalam pelayanan. Sementara dalam perikop ini, ia menjelaskan hal-hal yang mendorongnya untuk terus giat melayani.
Pertama, Paulus tahu bahwa suatu saat ia dan semua orang akan berhadapan dengan takhta pengadilan Kristus. Hal itu memunculkan rasa âtakut akan Tuhanâ dalam hatinya. Perasaan ini memotivasi dirinya untuk mencari âorang-orang terhilangâ dan meyakinkan mereka tentang Injil. Ia tahu bahwa Allah memahami motivasinya. Karena itu, ia berharap agar jemaat Korintus memahami pula pelayanan dan motivasinya yang murni (11), serta merasa bangga karenanya (12). Semuanya ia lakukan bagi kemuliaan Allah dan kepentingan mereka juga (13).
Hal lain yang memberdayakan Paulus dalam pelayanan adalah âkasih Kristus yang menguasai dirinyaâ. Artinya, pergumulan akan kasih Kristus yang rela mati untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang (14), agar mereka diperdamaikan dengan Allah (17) dan menjadi ciptaan yang baru (16). Orang yang memberikan dirinya digerakkan oleh kasih Kristus pasti terlibat dalam pelayanan pendamaian. Inilah tugas yang Allah percayakan kepada Paulus (18-19) sebagai utusan-Nya (20-21). Dengan rela hati, ia pun menerimanya karena tahu bahwa orang yang telah diselamatkan hidupnya oleh Yesus harus hidup untuk Dia dan melayani Dia (15).
Kasih Kristus juga memberi Paulus cara penilaian yang baru terhadap sesamanya (16-17). Berbagai titel dan gelar yang sering orang banggakan, bukan lagi yang utama. Sesama orang beriman harus dilihat sebagai milik Kristus, yaitu orang yang sudah mengalami kasih-Nya.
Renungkan: Bagi sesama yang belum beriman kepada Kristus, ingatkanlah bahwa Kristus berkorban bagi mereka. Mereka perlu mengetahui betapa hidup mereka berharga, sebab Kristus telah menanggung dosa-dosa mereka. Kiranya kasih Kristus yang Paulus hayati ini menjadi tenaga pendorong kita dalam pelayanan.