Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Perspektif Kekekalan

Selasa, 28 Oktober 2025 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

2 Korintus 4:16-5:10

Audio Ayat

Audio Renungan

Tidak mudah untuk melihat penderitaan dengan harapan ā€˜habis hujan akan terlihat pelangi’. Lebih mudah bagi kita membayangkan penderitaan dengan gambaran ā€˜habis hujan, banjir melanda’.

Paulus bukan sekadar melihat sisi positif, bila dia katakan bahwa meski tubuhnya menjadi lemah karena penderitaan yang dialaminya tetapi kehidupan rohaninya diperbarui dan diperkuat oleh kuasa Allah (4:16). Cakrawala pemikirannya menjangkau pengharapan kekal (4:18), yakni tempat kediaman surgawi, yang disediakan Allah untuk menggantikan tempat kediaman di bumi (5:1). Ketika tubuh jasmani menderita, orang beriman berharap tubuh kebangkitan (5:2), yakni tubuh kemuliaan yang akan diterima pada hari kedatangan Kristus (5:3). Itulah rancangan Allah bagi manusia (5:5). Penggenapan rancangan itu yang secara serius kita imani dan harapkan.

Untuk itu, orang percaya menerima Roh Kudus sebagai jaminan (5, bdk. 2Kor. 1:22). Ibarat uang muka yang menjamin pembayaran sepenuhnya di masa kemudian. Karena itu, karya Roh Kudus dalam hidup Paulus dan jemaat Korintus merupakan ā€˜uang muka’ dari keselamatan penuh yang akan mereka terima di masa datang. Roh Kudus menolong orang beriman agar di dalam penderitaan, orang percaya mengalami latihan dan penguatan iman. Sebab itu, Paulus rela menanggung penderitaan (5:6). Ia rindu berkenan di hadapan Kristus yang akan duduk di takhta pengadilan supaya ia menerima apa yang sepatutnya diterima olehnya (5:9-10).

Paulus melihat hidup serta pengalamannya berdasarkan perspektif kekekalan yang akan diterimanya kelak. Meski kini ia harus mengalami penderitaan, ia tetap menanggungnya dengan rela. Apakah kita sedang menjalani hidup ini dengan perspektif yang sama?

Renungkan: Hidup dalam perspektif kekekalan memampukan kita menjalani tiap babaknya dengan tabah dan hati-hati, karena mengetahui bahwa akan tiba saatnya Tuhan datang dan mengenapi janji-Nya.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

ā€œFirman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.ā€ — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA