Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
“Ya” terhadap panggilan Tuhan
Selasa, 27 Oktober 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Keluaran 6:27-7:13
Audio Ayat
Audio Renungan
Allah kembali menyatakan nama-Nya kepada Musa dan menugasi Musa untuk menyampaikan firman-Nya kepada Firaun (6:27-28). Akan tetapi, Musa tetap mengajukan alasan bahwa dirinya tidak akan mampu melaksanakan tugas tersebut. Musa menganggap ketidakfasihannya dalam berbicara akan menyebabkan Firaun menolak mendengarkan dia (29).
Untuk menolong Musa mengatasi keraguannya, Allah menegaskan tiga hal. Pertama, Allah tidak saja memberi tugas, tetapi akan membuat Musa menjadi Allah bagi Firaun (7:1).
Penyertaan dan kuasa Allah akan membuat Musa ada pada posisi yang harus didengar dan ditaati Firaun. Kedua, Allah memberikan Harun kepada Musa untuk mendampingi sebagai juru bicara Musa (7:16). Penetapan Allah ini menegaskan bahwa kerja sama dalam pekerjaan Tuhan merupakan hal yang terbaik karena akan saling mengisi, saling melengkapi, dan saling menguatkan. Ketiga, Allah sudah melihat bahwa tugas tersebut akan disambut dengan kekerasan hati Firaun. Namun kekerasan hati tersebut bukanlah tembok penghalang bagi tergenapinya rencana Allah, melainkan batu loncatan bagi Musa untuk menyaksikan tanda dan kedahsyatan mukjizat Allah dalam menaklukkan Firaun (4-5). Pada kenyataannya, Firaun memang mengeraskan hati walau sudah melihat tanda dan mukjizat Allah yang luar biasa itu (10-13).
Panggilan Allah kepada seseorang untuk menjadi hamba-Nya bersifat mulia, maka sebenarnya tidak boleh ada alasan apa pun untuk menolaknya. Memang panggilan Allah itu berat sebab hamba-Nya harus berhadapan dengan kekerasan hati orang-orang yang diikat ilah zaman ini (2Kor. 4:4). Namun janganlah undur sebab bersama Allah, hamba-Nya ada di posisi Allah yang menang terhadap para lawan-Nya.
Renungkan
Memberi respons “Ya” terhadap misi Allah berarti akan mengalami penyertaan dan karya-karya Allah dalam hidup.