Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Yesus, Jalan kepada Allah Bapa
Sabtu, 22 Maret 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 8:21-29
Audio Ayat
Audio Renungan
Hanya Tuhan Yesus yang dapat menyelamatkan manusia berdosa dan membawanya ke hadirat Allah. Dialah utusan Allah satu-satunya bagi dunia ini untuk menyelamatkan mereka yang mau percaya dan menerima Dia.
Tuhan Yesus menegaskan kembali bahwa diri-Nya berasal dari Bapa ("Aku dari atas... Aku bukan dari dunia ini") dan setelah Ia melaksanakan seluruh karya penyelamatan-Nya bagi umat manusia, Ia akan kembali kepada Bapa di surga. Namun, manusia berdosa berasal dari "bawah," dari "dunia ini" (23) sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk pergi ke surga (ayat 21: "mati dalam dosamu... ke tempat Aku pergi tidak mungkin kamu datang"). Mereka pasti binasa, kecuali mereka percaya bahwa Yesuslah Mesias (24). Ungkapan "Akulah Dia" (bahasa Yunani: Ego eimi; 24, 28) merujuk pada pernyataan Allah di Yesaya (bahasa Ibrani: Ani hu: "Aku tetap Dia"/"Akulah Dia"; Yes. 41:4; 43:10, 13, 25; 46:4; 48:12), yaitu Allah penyelamat. Yesuslah satu-satu-Nya agen penyelamatan Allah bagi umat manusia. Klaim Yesus "Akulah Dia" menunjuk pada kesatuan-Nya dengan Bapa, yaitu satu pengajaran keselamatan (26, 28) serta pada penyertaan Bapa pada Yesus dalam menggenapi rencana keselamatan Bapa (29). Hanya ketika manusia berdosa menerima karya Kristus di salib ("meninggikan Anak Manusia"), barulah mereka dimampukan untuk mengerti dan menerima Yesus sebagai Mesias dari Allah (28). Hal ini hanya mungkin terjadi oleh anugerah Allah bagi orang-orang berdosa!
Hanya satu yang dapat menolong manusia berdosa untuk mendapatkan kelepasan sejati dan membawanya ke surga, yaitu Mesias dari Bapa. Setiap orang diundang untuk percaya dan menerima karya salib Kristus sehingga beroleh pengampunan dosa dan boleh menikmati surga kekal bersama Bapa.
Keselamatan itu bagi semua orang, tetapi hanya ada satu jalan menuju keselamatan sejati, yaitu percaya kepada Yesus dan menerima karya salib-Nya. Dengan sungguh-sungguh kita mengakui dan menerima Tuhan Yesus sebagai Allah dan Juru Selamat.