Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Yudas

Senin, 25 Mei 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Audio Ayat

Audio Renungan

Sebagaimana surat Yunani pada umumnya, surat Yudas dimulai dengan pernyataan identitas dirinya selaku penulis surat. Yudas menyebut diri sebagai hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus (1). Ini menjelaskan bahwa Yudas adalah saudara Yesus juga (bnd.Mat. 13:55; Mrk. 6:3). Namun bukan itu yang Yudas ingin tekankan.

Yudas tumbuh dalam satu rumah dengan Yesus, namun ia memilih menggambarkan hubungannya dengan Yesus sebagai hamba. Bagi Yudas, sifat hubungannya yang baru dengan Yesus jauh lebih berharga. Padahal sebelum Yesus bangkit, sama seperti saudara-saudara Yesus yang lain, Yudas tak percaya bahwa Yesus adalah Mesias (Yoh. 7:5).

Yudas menganggap bahwa darah yang tercurah di kayu salib, yang telah menyelamatkannya jauh lebih penting daripada hubungan kekeluargaan. Di sisi lain, penyebutan diri sebagai hamba Kristus memperlihatkan otoritas sebagai orang yang mewakili Kristus. Sementara para pembacanya adalah orang-orang yang menjadi milik Kristus.

Apa tandanya bahwa mereka adalah milik Kristus? Mereka "dipanggil", "dikasihi", dan "dipelihara" (1). Orang menjadi milik Kristus karena panggilan Allah dan mereka merespons panggilan itu. Panggilan itu menunjukkan bahwa Allah mengasihi mereka. Selanjutnya Allah akan memeliharanya agar setia dalam iman sampai kepada kesudahan zaman. Yudas juga mendoakan para pembacanya agar rahmat, damai sejahtera, dan kasih Allah melimpahi mereka (2). Yudas merasa perlu mendoakan hal ini karena ia tahu bahwa para pembacanya harus menghadapi guru-guru palsu yang berusaha menyesatkan mereka.

Renungkan: Dalam dunia yang penuh berbagai penyesatan, kita memerlukan kasih Allah yang memampukan kita menghadapi peperangan rohani dan menguatkan kita untuk bertahan dalam iman. Sebagai saudara seiman, kita perlu saling mendoakan dan menguatkan. Jangan sampai ada seorang pun dari antara kita yang menjadi sesat.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA