Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Dihukum supaya bertobat

Sabtu, 31 Oktober 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Keluaran 9:13-35

Audio Ayat

Audio Renungan

Firaun tetap tidak mau membiarkan bangsa Israel pergi. Ia “menutup mata” terhadap kekuasaan Tuhan yang menunjukkan bahwa Penguasa alam semesta adalah Allah Israel, bukan ilah-ilah Mesir yang dia sembah. Firaun terlalu angkuh untuk mengakui hal itu. Bagi Firaun, lebih penting menjaga kepercayaan bangsa Mesir kepada dewa-dewinya daripada beralih kepada Allah yang Hidup. Meski demikian, Allah membiarkan Firaun tetap hidup setelah keenam tulah dahsyat itu. Alasan Allah ialah agar nama-Nya masyhur di bumi (14-16).

Tulah hujan es ini tidak terjadi di Tanah Gosyen sebab Allah setia memelihara umat-Nya (26). Tulah ketujuh yang menimpa seluruh Tanah Mesir begitu dahsyat dalam sejarah bangsa Mesir sebab tulah itu menghancurkan tanaman yang menjadi sumber pangan mereka (18-19,22-26). Penderitaan karena keenam tulah sebelumnya telah menghadirkan dampak di antara bangsa Mesir, yakni munculnya beberapa orang Mesir yang takut akan firman Tuhan dan mengindahkan peringatan-Nya untuk menyelamatkan ternak dan hambanya (19-21). Meski demikian, Firaun dan para pegawainya tetap bersikeras untuk tidak mengakui-Nya. Dia hanya ingin Allah mencabut penghukuman-Nya tanpa mau bertobat (27-30,33-35). Allah belum lagi mematikan Firaun. Gambaran yang dipakai Musa adalah “...walau rami dan jelai sudah musnah, sekoi dan gandum masih terlindungi karena saat itu belum musimnya” (31-32).

Melalui tulah ketujuh ini, kita belajar bahwa penghukuman Allah bertujuan agar manusia memiliki kesempatan untuk berbalik kepada Allah dan bertobat. Maka sebagai orang percaya kita harus selalu bersedia belajar dari setiap peristiwa hidup yang Allah izinkan terjadi menimpa kita supaya menghasilkan pertobatan. Maksud semua perbuatan Allah ialah agar kita semakin mengenal Dia, yang setia memelihara hidup umat-Nya.

Renungkan

Pertobatan adalah pintu pengenalan akan Tuhan.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA