Gemar Membaca Alkitab

Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.

Hidup Bergaul dengan Allah

Kamis, 16 Juli 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan

Ayat Renungan

Kejadian 5:1-24

Audio Ayat

Audio Renungan

Pada bacaan sebelumnya, kita telah melihat bagaimana kehidupan Kain dan keturunannya. Kain, yang telah membunuh Habel, saudaranya, karena iri dan dengki mempunyai keturunan yang bernama Lamekh. Ia ternyata melakukan hal yang sama seperti Kain. Dia membunuh seorang laki-laki dengan alasannya sendiri (Kej. 4:23-24). Intinya adalah ketika sebuah dosa tidak dibereskan dalam sebuah garis keturunan, tidak mustahil hal yang sama dapat terulang kembali.

Berbeda dengan apa yang terjadi dalam keturunan Set, anak Adam yang lain. Keturunan Set menghasilkan anak-anak yang hidup takut akan Tuhan. Yang paling menonjol adalah Henokh. Henokh dikatakan hidup bergaul dengan Allah (24a). Kehidupannya yang begitu dekat dengan Tuhan membuat Henokh tidak mengalami peristiwa kematian sebagaimana manusia pada umumnya. Allah membawa dia kehadapan-Nya tanpa melalui lembah kematian (24b).

Apa yang dialami oleh Henokh sangat kontras dengan apa yang dialami oleh Lamekh, keturunan Kain. Henokh dinyatakan sebagai orang yang bergaul dengan Tuhan, sementara Lamekh menjadi seorang pecundang yang memiliki pemahaman salah tentang makna perlindungan dan kedaulatan Allah. Lamekh hanya “merasa” kenal tuhan melalui kisah Kain, leluhurnya, sementara Henokh memiliki pergaulan sejati dengan Tuhan. Hal ini menimbulkan dampak yang berbeda. Lamekh hidup dalam hutang darah, sementara Henokh menikmati persekutuan yang sejati dengan Tuhan.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita memiliki kedekatan sejati dengan Tuhan? Ataukah kita hanya berasumsi saja, padahal sesungguhnya kita buta sama sekali tentang kebenaran Tuhan? Mari kita mengkoreksi hal ini. Hiduplah dalam persekutuan yang sejati dengan Tuhan, maka Dia akan berkenan memberkati kehidupan kita. Jangan terjebak pada rutinitas religi semata, melainkan milikilah kegairahan yang sungguh untuk menikmati persekutuan tersebut. Ingatlah bahwa Tuhan tidak dapat dibohongi dengan segala macam ritual agamawi. Tuhan hanya melihat hati.

Terhubung

Bertumbuh bersama dalam iman

Bergabunglah dalam komunitas GeMA untuk berdiskusi, saling menguatkan, berbagi pokok doa, dan bertumbuh bersama dalam iman.

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” — Mazmur 119:105

Gabung Grup WA