Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Harapan di tengah Krisis
Jumat, 17 Juli 2026 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Kejadian 5:25-6:8
Audio Ayat
Audio Renungan
Nuh adalah seorang tokoh Alkitab yang sangat luar biasa. Namanya memiliki arti âperistirahatanâ. Nuh adalah anak Lamekh. Dia adalah ayah Sem, Ham, dan Yafet. Dialah yang membangun bahtera, yang pada akhirnya menyelamatkan seluruh keluarganya dari kehancuran yang dilakukan oleh Tuhan Allah atas dunia melalui air bah.
Dalam nats hari ini, kita menemukan penyebutan nama Nuh untuk pertama kalinya. Ketika orang tuanya memberi nama Nuh, mereka memiliki harapan bahwa anaknya kelak akan menjadi pribadi yang mendapatkan berkat lebih dari generasinya, yaitu âakan memberikan penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh tuhanâ. Dari pernyataan ini, terkandung dua pesan atau harapan penting dari Lamekh. Pertama, Lamekh komplain terhadap kondisi yang sangat mengerikan atas seluruh umat manusia. Dengan masuknya dosa dan kutukan yang mengikutinya, kondisi umat manusia menjadi sangat mengerikan. Kehidupan kita berada di dalam perbudakan, sehingga seluruh waktu yang ada dipenuhi dengan kerja keras terus menerus. Karena Allah telah mengutuk bumi, maka setiap manusia harus merasakan sakit dan berjerih lelah untuk mengusahakan bumi. Kedua, adanya harapan baru atas kelahiran anaknya, yaitu âakan memberikan penghiburan dalam pekerjaan kitaâ. Harapan tersebut bukan hanya sekadar harapan atau impian yang dimiliki oleh orang tua terhadap anak-anaknya, tetapi sebuah kemampuan dalam menangkap dan mengharapkan sesuatu yang lebih lagi. Lamekh mempunyai harapan bahwa kelak anaknya akan menjadi jawaban bagi generasi dimasanya. Di tengah keras dan susahnya kondisi hidup, Lamekh menaruh harapan pada Nuh, anaknya.
Lalu kepada siapakah kita, yang hidup di jaman ini, harus menjangkarkan pengharapan kita? Kepada siapakah kita mengharapkan penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah ini? Hanya kepada Yesus. Dia berfirman, âMarilah kepada-Ku semu yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamuâ.