Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Otoritas dari Bapa
Sabtu, 8 Maret 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 5:19-29
Audio Ayat
Audio Renungan
Yohanes memulai injilnya dengan topik hubungan Bapa dengan Putra. Pada nas ini, Yesus memulai khotbah pengajaran- Nya yang pertama juga dengan tema yang sama.
Tuhan Yesus menegaskan adanya perbedaan dan kesatuan diri-Nya dengan Allah Bapa. Ia menyebut diri sebagai Anak dari Bapa, yaitu Allah sendiri. Namun, antara Ia dan Bapa terdapat kesatuan dalam tindakan, yaitu apa yang Bapa kerjakan, itu juga yang Anak kerjakan (19). Tuhan Yesus tidak bertindak terpisah apalagi menyimpang dari Allah Bapa. Kesatuan dalam tindakan ini diikat oleh kasih. Karena Allah Bapa mengasihi Anak maka Anak akan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Bapa bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi (20), yaitu tindakan penyelamatan (21) dan penghakiman (22). Oleh karena kesatuan ini, maka menghormati Anak sama dengan menghormati Bapa, melawan Anak sama dengan melawan Bapa. Oleh sebab itu, orang yang melawan Anak tidak akan luput dari penghukuman kekal (23). Sebaliknya, orang yang percaya kepada pemberitaan Anak memperoleh pengampunan Bapa dan mendapatkan keselamatan kekal (24). Sekarang Tuhan Yesus menjadi sumber hidup yang berkuasa untuk menghidupkan orang-orang yang mati dalam dosa (25-26). Pada akhir zaman, Tuhan Yesus akan menghakimi semua manusia untuk mendapatkan ganjaran masing-masing.
Tuhan Yesus lebih daripada nabi. Dia adalah Anak Manusia (27) yang diutus Allah Bapa, datang ke dalam dunia ini untuk menyatakan kehendak Allah bagi keselamatan manusia dan menggenapinya melalui karya penyelamatan-Nya di kayu salib. Hanya Tuhan Yesus yang memiliki otoritas Allah untuk menghakimi dan menyelamatkan. Tugas kita adalah memberitakan kabar baik ini, agar manusia memilih untuk bertobat sehingga ia tidak dihakimi melainkan diselamatkan. Kuasa-Nya membangkitkan orang mati dan mengaruniakan hidup kekal. Oleh karena itu, kita semestinya pergi dan memberitakan kabar baik ini!