Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Lepaskan umat-Ku pergi!
Rabu, 28 Oktober 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Keluaran 7:14-8:15
Audio Ayat
Audio Renungan
Musa dan Harun diutus Allah untuk menjumpai Firaun di tepi Sungai Nil, bukan ke istananya (7:15, 20-21). Orang Mesir percaya bahwa Sungai Nil adalah tempat berdiam dewa pemberi kesuburan sehingga mereka kerap mendatangi Sungai Nil supaya diberkati. Allah mengubah air Sungai Nil menjadi darah untuk menghentakkan Mesir bahwa Allah Israel sanggup mengalahkan dewa kesuburan Mesir. Anggapan Firaun bahwa dewa-dewi Mesir berkuasa, dipatahkan Allah melalui tulah ini (16-17).
Tujuan Allah jelas, yaitu: “Biarkan umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.” Sayang, hati Firaun menolak. Ia tidak menghiraukan rakyat yang panik mencari air untuk diminum (19, 24), sementara Sungai Nil mengeluarkan bau busuk akibat ikan yang mati (18). Allah kembali mengutus Musa dan Harun menghadap Firaun untuk menyampaikan perintah Allah. Jika Firaun tetap menolak maka tulah katak akan datang dan memenuhi seluruh Mesir (8:1-2, 5). Dampak tulah katak dari sungai Nil menyebabkan semua kegiatan sehari-hari di Mesir terhenti (3).
Allah menyatakan kuasa-Nya supaya Firaun sadar bahwa tidak ada ilah Mesir yang setara dengan Dia (8:10). Ternyata para ahli Mesir mampu membuat hal serupa dengan ilmu dan mantera mereka (7:22-23; 8:7). Hal ini semakin menyebabkan Firaun tetap berpikir bahwa Allah Israel tidak berkuasa. Namun, katak-katak jelmaan para ahli Mesir itu justru menambah kacau. Kekacauan ini menyebabkan Firaun terpaksa memohon Musa dan Harun berdoa kepada Allah (8:8-9), tetapi ia kemudian mengingkari perkataannya (15). Permohonan Firaun kepada Allah ternyata hanya bersifat semu. Ia tidak sungguh-sungguh percaya. Ketidakpercayaan Firaun menjadikan penghalang untuk melepaskan umat Allah pergi beribadah.
Renungkan
Ketika Anda menjalani kehendak Allah, bersetialah menghadapi rintangan. Berharaplah juga mengalami kejutan campur tangan Allah lebih besar!