Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Menjadi Murid Kristus
Selasa, 25 Februari 2025 â Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Yohanes 1:35-51
Audio Ayat
Audio Renungan
Kecenderungan manusia adalah melibatkan diri di dalam kegiatan yang menguntungkan dirinya. Namun ketika Yesus memanggil murid-murid-Nya yang pertama, Ia diperkenalkan penulis Injil Yohanes bukan sebagai pemimpin besar yang sukses melainkan sebagai Anak Domba Allah. Istilah Anak Domba berkaitan dengan kurban. Maka menjadi murid Yesus bukanlah menjadi pengikut pemimpin besar yang sukses. Mengikut Yesus berarti mengikuti orang yang memiliki tujuan hidup menjadi kurban. Murid Yesus harus siap menderita bahkan sampai mati. Meskipun ada sukacita di dalamnya, tetapi kerelaan untuk menderita seperti Yesus adalah kualifikasi utama menjadi murid-Nya.
Dalam mencari murid, Yesus bertindak aktif (43) dengan mengamati dan memperhatikan tiap-tiap orang sebelum Ia memilih (48). Dalam berinteraksi dengan murid-murid-Nya, Yesus merupakan guru yang baik. Tak heran bila Andreas (40), Filipus (45), dan Natanael (49) kemudian mengatakan bahwa mereka telah menemukan Mesias yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama. Murid-murid mengenali identitas Gurunya. Di dalam pemuridan, Yesus bukan hanya mengajar, tetapi secara mengejutkan Ia mengajak murid-murid-Nya tinggal bersama-Nya, untuk menyaksikan seluruh kehidupan-Nya (39). Terlihat bahwa dalam pemuridan, pengetahuan tentang iman memang penting, tetapi keteladanan akan menghidupkan pengetahuan.
Keempat, pemuridan yang sukses terjadi jika ada pelipatgandaan. Yesus memuridkan Andreas, lalu Andreas membawa Simon, dan Filipus membawa Natanael. Pemuridan melatih orang memuridkan orang lain, bukan menjadikannya pengikut pasif. Kita telah menjadi murid Tuhan karena para pendahulu kita menerapkan prinsip pemuridan. Sekarang obor tugas pemuridan itu berada di tangan kita untuk disampaikan kepada penerus kita hingga mereka memuridkan orang lain lagi.
Sudahkah Anda menjadi murid Yesus yang memperkenalkan kasih Tuhan Yesus kepada orang lain?