Gemar Membaca Alkitab
Mari bertumbuh bersama dalam pengenalan akan Firman Tuhan setiap hari melalui renungan dan penelaahan Alkitab.
Siapa mempermainkan siapa?
Minggu, 1 November 2026 — Santapan Harian x GKI Perniagaan
Ayat Renungan
Keluaran 10:1-20
Audio Ayat
Audio Renungan
Telah tujuh kali tulah menimpa Mesir, tetapi Firaun berkeras hati dan tidak mau bertobat. Padahal tulah-tulah dahsyat masih akan menimpa mereka. Salah satu tujuan Tuhan adalah supaya kelak peristiwa mukjizat ini diceritakan umat Israel turun temurun sehingga nama Tuhan dipermuliakan (2).
Bencana belalang yang akan menimpa Mesir sangat dahsyat dan melebihi bencana-bencana sebelumnya. Bencana belalang ini akan mendatangkan bencana lain seperti kelaparan, sebab akan menghabiskan segala tumbuhan dan pepohonan (5,12,15). Secara kumulatif, tulah-tulah ini semakin memporakporandakan berbagai sendi kehidupan Mesir. Para pegawai Firaun sudah menyadari bahwa mereka tidak dapat melawan tangan Tuhan. Mereka sadar bahwa mereka pasti binasa (7). Namun, Firaun tetap mengeraskan hati (10-11). Apakah Firaun sedang mempermainkan Tuhan? Dalam tulah-tulah sebelumnya, sikap Firaun terlihat seperti bertobat ketika tulah dinyatakan. Namun begitu tulah diangkat, ia mengeraskan hati. Sikap yang sama dia tunjukkan dalam menghadapi tulah belalang ini (16-20). Sebenarnya Tuhan tetap berdaulat untuk mengendalikan hati Firaun. Namun Tuhan bertujuan memperlihatkan kuasa dahsyat-Nya yang tidak dapat ditandingi oleh ilah-ilah lain. Dengan demikian Firaun akan dipaksa tunduk dan mengakui kedaulatan Tuhan.
Tuhan tidak dapat dipermainkan manusia karena Dia mahakuasa dan berdaulat atas seluruh hidup manusia. Orang yang terus menerus mengeraskan hati terhadap teguran dan peringatan Tuhan dan yang mengira bisa mengelakkan konsekuensi penolakannya, suatu saat akan tidak bisa lagi bertobat. Ini juga peringatan keras buat kita yang telah menerima anugerah Tuhan yang melimpah, agar jangan bermain-main lagi dengan dosa. Jangan tunggu sampai hajaran keras harus Tuhan timpakan kepada kita supaya kita bertobat.
Renungkan
Tidak seorang pun dapat luput dari hukuman Tuhan bila mengabaikan kesabaran-Nya yang menuntun pada pertobatan.